
Memahami syarat Ausbildung Jerman dari awal akan membuat proses persiapanmu jauh lebih terarah. Kamu bisa mengetahui kemampuan bahasa yang perlu dicapai, dokumen pendidikan yang harus disiapkan, bidang yang sesuai dengan latar belakangmu, hingga langkah mencari Ausbildungsplatz atau tempat Ausbildung.
Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada satu persyaratan yang benar-benar sama untuk semua program. Profesi, perusahaan, sekolah kejuruan hingga jenis Ausbildung dapat memiliki ketentuan berbeda. Persyaratan untuk bidang kesehatan misalnya, belum tentu sama dengan teknik, logistik, hospitality bahkan administrasi.
Gunakan persyaratan umum sebagai panduan awal, kemudian selalu cocokkan kembali dengan lowongan, perusahaan, sekolah dan sumber resmi ketika mulai mendaftar.
Apa Saja Syarat Ausbildung Jerman yang Perlu Dipersiapkan?
Kamu perlu memperhatikan latar belakang pendidikan, kemampuan bahasa, Ausbildungsplatz, kondisi finansial serta visa. Beberapa dokumen juga perlu dipersiapkan jauh sebelum proses keberangkatan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
1. Latar Belakang Pendidikan
Persyaratan pendidikan dapat berbeda tergantung vocational training yang dipilih. Perusahaan biasanya mencantumkan kualifikasi pendidikan atau kemampuan akademik yang diharapkan pada deskripsi lowongan.
Untuk calon peserta internasional, dokumen pendidikan dari negara asal juga mungkin perlu dipersiapkan dalam format tertentu agar dapat digunakan dalam proses lamaran atau administrasi di Jerman.
Mulailah menyiapkan ijazah, transkrip nilai serta dokumen pendukung sejak jauh hari. Periksa juga apakah dokumen perlu diterjemahkan ke bahasa Jerman dan apakah terdapat ketentuan tertentu mengenai penerjemah atau legalisasi.
Jangan menunggu sampai menemukan lowongan dengan deadline dekat baru mulai mencari dokumen pendidikan. Persiapan lebih awal akan membuat proses Bewerbung jauh lebih nyaman.
2. Kemampuan Bahasa Jerman
Kemampuan bahasa merupakan salah satu syarat Ausbildung Jerman yang paling penting dalam praktik. Selama Ausbildung, kamu tidak hanya bekerja di perusahaan, tetapi juga mengikuti pembelajaran di Berufsschule. Sebagian besar komunikasi, instruksi kerja, materi pelajaran dan ujian menggunakan bahasa Jerman.
Untuk visa vocational training, portal Make it in Germany menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Jerman pada level tertentu umumnya diperlukan. Level B1 sering menjadi salah satu acuan apabila kemampuan bahasa belum diperiksa oleh institusi pelatihan atau belum tersedia kursus persiapan yang sesuai. Tapi akan lebih baik jika kamu mempersiapkannya (minimal) di level B2
Namun, jangan menggunakan B1 sebagai patokan mutlak untuk semua Ausbildung. Bidang tertentu, terutama yang membutuhkan komunikasi intensif dengan pasien atau pelanggan, bisa mempunyai persyaratan bahasa yang lebih tinggi. Selain sertifikat, persiapkan skill komunikasi. Latih listening, speaking serta kosakata yang berkaitan dengan jurusan yang ingin kamu pilih.
3. Ausbildungsplatz atau Kontrak Ausbildung
Untuk menjalankan company based vocational training, kamu perlu mendapatkan Ausbildungsplatz dari perusahaan. Tahap inilah yang sering membutuhkan waktu cukup panjang.
Kamu perlu mencari lowongan, membuat Bewerbung, mengirim dokumen, mengikuti proses seleksi dan biasanya menghadapi interview sebelum akhirnya mendapatkan kontrak. Persiapkan CV yang rapi dan relevan dengan posisi yang dilamar.
Surat motivasi juga sebaiknya dibuat secara spesifik. Hindari menggunakan satu surat yang sama persis untuk semua perusahaan. Jelaskan alasan kenapa kamu tertarik pada profesi tersebut, pengalaman yang relevan, serta mengapa memilih perusahaan yang sedang dilamar. Semakin jelas hubungan antara profilmu dan posisi yang tersedia, semakin mudah recruiter memahami motivasimu.
4. Persyaratan Pembiayaan
Walaupun peserta company based Ausbildung umumnya mendapatkan Ausbildungsvergütung, kemampuan membiayai kehidupan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan. Penghasilan selama Ausbildung harus dibandingkan dengan biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, asuransi dan kebutuhan sehari-hari di kota tujuan.
Dalam proses visa, aspek pembiayaan juga dapat menjadi bagian dari persyaratan. Ketentuannya dapat berbeda antara company based dan school based vocational training. Nominal minimum yang digunakan dalam proses visa dapat berubah dari waktu ke waktu. Kamu perlu memeriksa informasi terbaru melalui portal resmi Make it in Germany atau Kedutaan Besar Jerman ketika akan mengajukan visa.
5. Visa untuk Peserta dari Indonesia
Setelah mendapatkan Ausbildungsplatz dan kontrak, langkah berikutnya adalah mempersiapkan visa nasional yang sesuai. Calon peserta dari Indonesia perlu memperhatikan checklist dokumen yang diberikan oleh Kedutaan Besar Jerman Jakarta. Dokumen yang diminta dapat mencakup kontrak Ausbildung, bukti pendidikan, kemampuan bahasa, dokumen pribadi serta bukti pembiayaan sesuai kondisi masing-masing.
Pastikan data dalam seluruh dokumen konsisten. Nama, tanggal lahir, periode Ausbildung, alamat, hingga informasi perusahaan jangan sampai berbeda antara satu dokumen dan dokumen lainnya. Hindari menjadikan screenshot media sosial atau checklist milik teman beberapa tahun sebelumnya sebagai referensi utama karena ketentuan visa bisa diperbarui.
6. Persiapkan Bewerbung dan Interview
Selain memenuhi persyaratan administratif, kamu juga perlu mempersiapkan diri untuk proses seleksi perusahaan. Pelajari profil perusahaan, bidang usaha, deskripsi Ausbildung dan pekerjaan yang nantinya akan dilakukan.
Saat interview, recruiter bisa menanyakan alasan memilih Ausbildung tersebut, kemampuan yang kamu miliki, pengalaman sebelumnya hingga kesiapan tinggal dan bekerja di Jerman. Kemampuan menjawab dengan jelas akan membantu menunjukkan bahwa kamu benar-benar memahami program yang sedang dilamar.
Mulai Persiapan Ausbildung dari Mana?
Urutannya adalah dimulai dari menentukan bidang, belajar bahasa, menyiapkan dokumen pendidikan, membuat Bewerbung, lalu mulai mencari Ausbildungsplatz. Namun proses tersebut tidak harus benar-benar dilakukan satu per satu.
Kamu bisa meningkatkan bahasa sambil menyiapkan CV dan mulai mencari lowongan. Dokumen pendidikan juga bisa diterjemahkan sejak awal agar siap ketika menemukan kesempatan yang sesuai.
Yang paling penting, jangan menunggu sampai lowongan muncul baru mulai mempersiapkan semuanya. Semakin awal memahami syarat Ausbildung Jerman, semakin banyak waktu yang kamu miliki untuk memperbaiki bahasa, dokumen dan strategi lamaran.
Sedang Menyiapkan Ausbildung?
Rantau ke Jerman membahas Ausbildung sebagai salah satu program nonakademik untuk calon perantau Indonesia dan menyediakan berbagai informasi yang dapat membantu memahami kehidupan serta persiapan sebelum tinggal di Jerman.
Pelajari panduan Ausbildung di website Rantau ke Jerman dan mulai siapkan bahasa, dokumen serta Bewerbung dari sekarang sebelum mencari Ausbildungsplatz yang sesuai.

Referensi