Wohnung · Birokrasi

Bagaimana Mencari Tempat Tinggal di Jerman?

Mencari Wohnung bisa sama sulitnya — atau lebih sulit — daripada mencari pekerjaan itu sendiri. Ini panduan lengkapnya, dari persiapan sampai serah terima kunci.

Ini adalah salah satu tantangan terbesar untuk bekerja di Jerman. Tidak jarang seseorang gagal bekerja di sebuah perusahaan karena tidak bisa mendapatkan tempat tinggal yang sesuai di daerah tempat kerja tersebut.

Selain harganya yang mahal, kamu perlu mental yang kuat dan kerajinan untuk menemukan tempat tinggal — atau biasa kita sebut Wohnung — di Jerman. Pencarian bisa berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Bahkan student yang diutamakan pun harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan jatah tempat tinggal murah dari Studentenwerk, atau kadang tidak mendapatkannya sama sekali.

Biasanya kita mulai mencari Wohnung ketika akan pindah ke program baru, misalnya FSJ atau Ausbildung. Beberapa perusahaan memang menyediakan Wohnung, namun sebagian lainnya tidak.

Ada beberapa jenis tempat tinggal, namun yang paling populer untuk anak FSJ/Ausbildung adalah WG alias Wohnung Gemeinschaft — persis seperti kos, di mana beberapa orang tinggal dalam satu rumah atau apartemen dan berbagi dapur serta kamar mandi.

Sebelum mencari WG

Lima hal ini sebaiknya kamu siapkan sejak awal:

Waktu pencarian

Mulai mencari WG beberapa bulan sebelum kamu benar-benar membutuhkan tempat tinggal.

Siapkan tabungan untuk deposit

Deposit biasanya 3× Kaltmiete dan sering bisa dicicil 3 bulan. Uang ini dikembalikan setelah masa kontrak selesai (asalkan tidak ada kerusakan).

Buka akun bank

Transfer WG dan cek skor kredit umumnya butuh akun bank. Gunakan bank online seperti Revolut, N26, atau Wise jika kamu masih dari luar Jerman.

Pahami sistem persewaan di Jerman

Terutama seberapa sulit dan kompetitifnya mencari Wohnung, agar ekspektasimu realistis.

Siapkan dokumen terkait

Lengkapi dokumen sejak awal (lihat bagian dokumen di bawah) supaya bisa langsung mengajukan saat menemukan WG yang cocok.

Pencarian tempat tinggal

Beberapa website dan aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mencari tempat tinggal:

Wohnung

Kleinanzeigen
ImmoScout24
Immowelt

WG / Flatshare

WG-Gesucht
WG Suche
Kleinanzeigen

Sementara

Airbnb
Booking.com
Gästewohnung

Hotel/hostel tidak bisa untuk registrasi (Anmeldung).

Cara lainnya: beritahukan di grup WhatsApp, status, dan grup Facebook bahwa kamu membutuhkan tempat tinggal. Perhatikan cara orang lain membuat pengumuman — harus sopan dan ringkas. Gabung beberapa grup Wohnung di Facebook dan nyalakan notifikasi. Selama masa pencarian, kamu harus sering membuka aplikasi terkait agar tidak tertinggal tawaran.

Penyewa cenderung tertarik pada orang yang punya hobi yang tidak mengganggu, pekerjaan tetap, dan “sefrekuensi” dengan mereka. Untuk student, cek juga buku panduan universitasmu tentang housing di sekitar kampus.

Perhatikan ini sebelum transaksi

Menghubungi vermieter

Saat menemukan Wohnung yang pas, kamu bisa langsung menghubungi Vermieter (pemilik/penyewa). Perhatikan hal berikut:

  • Hubungi sesuai instruksi pesan yang ia cantumkan.
  • Perkenalkan diri dan sebutkan iklan Wohnung yang kamu maksud.
  • Jelaskan tujuan pindah: pekerjaan, hobi, umur, dan kapan kamu butuh tempat tinggal. Sertakan foto dirimu.
  • Buat pesanmu relate — misalnya jika mereka punya kucing, sebutkan kalau kamu juga suka kucing.
  • Bersikap profesional, tidak agresif, dan tetap sopan.
  • Tulis dalam bahasa Jerman — boleh dibantu ChatGPT atau DeepL. Contoh template pesan di sini.

Perhatikan ini saat berkomunikasi

  • Cek tawaran sesering mungkin — begitu ada yang cocok, langsung hubungi pengiklan.
  • Jangan terlalu pemilih. Mendapatkan Wohnung sangat sulit — jangan pasang standar terlalu tinggi.
  • Lengkapi profilmu selengkap dan semenarik mungkin.

Saat diundang melihat Wohnung (Besichtigung)

  • Tepat waktu.
  • Berpakaian rapi dan sopan.
  • Bersikap sopan dan profesional.
  • Berbicaralah dalam bahasa Jerman kalau bisa.

Tips dari penulis: kamu bisa membawa makanan atau dessert khas Indonesia saat kunjungan sebagai kesan pertama yang hangat. Sederhana, tapi bisa membantu kamu diingat.

Dokumen yang dibutuhkan

SCHUFA — sekitar €30, sering diminta vermieter. Ada cara mengajukan gratis: panduan SCHUFA di sini.

Slip gaji. Biasanya mudah didapat dari perusahaan sebelumnya. Untuk Aupair, cukup lampirkan transferan dari Gastfamilie selama 3 bulan terakhir.

Bukti status student — untuk mahasiswa, vermieter biasanya meminta bukti enroll semester.

Mietschuldenfreiheitsbescheinigung — keterangan dari vermieter sebelumnya bahwa kamu tidak punya tunggakan pembayaran.

Asuransi liability (Haftpflicht). Meyakinkan vermieter bahwa kerusakan yang tidak sengaja kamu sebabkan tertanggung.

Butuh asuransi liability untuk WG-mu?

Kami bantu memilih dan mendaftar asuransi Haftpflicht yang tepat — independen dan dijelaskan dalam Bahasa Indonesia.

Menghindari scam

Setelah Besichtigung, biasanya vermieter akan memberi tahu kapan mereka menerima atau menolak kamu.

    • Tetap stay in contact, tapi jangan sampai spam.
    • Jika diterima, kirim dokumen yang diminta dan transfer deposit sesuai perjanjian.
    • Kunci diserahkan di hari pertama kamu mulai menempati Wohnung (sesuai kontrak).

Tanda tangan kontrak

Penipu ada di mana saja, termasuk di Jerman. Banyak kasus Wohnung bodong: setelah kamu bayar deposit, mereka menghilang dan Wohnung tidak pernah ada.

Jika kamu sudah di Jerman, selalu kunjungi WG dan temui tenant yang ada sebelum membayar. Jika masih di Indonesia, minta bantuan teman untuk mewakili kunjungan — sekadar memastikan Wohnung itu nyata, bukan scam.

Pastikan menghitung hari pertama kontrak sesuai waktu vermieter mempersilakan kamu pindah (serah terima kunci).

Waktunya pindah!