Pengakuan Ijazah di Jerman untuk Kerja, Apakah Semua Wajib?

Pengakuan ijazah di Jerman sering menjadi pertanyaan bagi orang Indonesia yang berencana bekerja di sana. Apakah ijazah dari Indonesia harus selalu diakui terlebih dahulu? Apakah semua profesi membutuhkan Anerkennung? Lalu apa bedanya dengan pengecekan melalui Anabin?

Jawabannya, tidak semua ijazah harus melalui proses pengakuan formal. Kebutuhannya bergantung pada jenis profesi, kualifikasi yang kamu miliki, dan jalur izin tinggal yang akan digunakan. Sebelum terburu-buru mengurus Anerkennung, langkah pertama justru menentukan pekerjaan apa yang ingin kamu jalani di Jerman.

Jika masih berada pada tahap awal, kamu bisa membaca panduan kerja di Jerman untuk orang Indonesia terlebih dahulu untuk memahami gambaran proses mencari kerja, bahasa, CV, hingga visa.

Apakah Semua Ijazah Harus Diakui di Jerman?

Tidak. Dalam sistem Jerman terdapat perbedaan penting antara profesi yang diregulasi (reglementierte Berufe) dan profesi yang tidak diregulasi (nicht reglementierte Berufe). Perbedaan inilah yang menentukan apakah kamu harus menjalani proses pengakuan formal sebelum dapat menjalankan profesi tersebut.

Sebagian besar profesi di Jerman termasuk kategori non regulated sehingga secara hukum tidak selalu membutuhkan formal recognition untuk bekerja. Namun, pengakuan atau bukti kesetaraan kualifikasi tetap dapat diperlukan untuk jenis visa tertentu.

Profesi Regulated yang Membutuhkan Anerkennung

Profesi regulated adalah pekerjaan yang memiliki persyaratan kualifikasi tertentu berdasarkan hukum di Jerman. Beberapa contoh profesi regulated antara lain:

  • Dokter 
  • Perawat 
  • Guru di sekolah negeri 
  • Apoteker 
  • Profesi kesehatan tertentu 
  • Profesi hukum tertentu 

Bagaimana dengan Profesi Non Regulated?

Berbeda dengan profesi regulated, sebagian besar pekerjaan di Jerman termasuk kategori non regulated. Pada profesi ini, formal Anerkennung tidak selalu menjadi persyaratan hukum untuk mulai bekerja. Contoh bidang non regulated dapat mencakup:

  • IT dan teknologi
  • Matematika dan sains
  • Marketing dan digital marketing
  • Administrasi dan bisnis
  • Beberapa bidang engineering
  • Berbagai posisi profesional di perusahaan swasta

Bagaimana Cara Mengecek Apakah Kamu Perlu Anerkennung?

Sebelum melakukan proses pengakuan ijazah di Jerman, kamu bisa memulainya dengan beberapa langkah berikut. Pertama, tentukan profesi yang ingin dijalankan. Jangan hanya mengecek berdasarkan nama jurusan kuliah karena satu latar belakang pendidikan bisa digunakan untuk beberapa jenis pekerjaan.

Kedua, cari tahu apakah profesi tersebut termasuk regulated atau non regulated. Portal resmi Anerkennung in Deutschland menyediakan Recognition Finder untuk membantu mengecek profesi dan lembaga yang bertanggung jawab terhadap proses pengakuannya.

Ketiga, jika kamu mempunyai gelar universitas dan ingin bekerja pada profesi non regulated, cek universitas dan gelarmu melalui Anabin. Jika hasil Anabin belum cukup untuk membuktikan kesetaraan, pertimbangkan pengajuan Statement of Comparability melalui ZAB.

Anabin merupakan database yang dapat digunakan untuk mengecek informasi mengenai universitas dan kualifikasi akademik dari luar negeri. Jika universitas dan gelarmu tercantum dengan hasil yang sesuai, hasil dari database Anabin dapat digunakan dalam kondisi tertentu sebagai bukti kesetaraan gelar untuk keperluan izin tinggal atau pekerjaan.

Jika informasi gelar atau universitasmu tidak dapat dibuktikan secara memadai melalui Anabin, kamu mungkin perlu mendapatkan Statement of Comparability atau Zeugnisbewertung dari ZAB.

Jadi, jangan langsung menganggap bahwa “pengakuan ijazah” selalu berarti Anerkennung. Kamu juga bisa membaca jenis visa untuk pergi dan tinggal di Jerman sebagai gambaran awal sebelum memeriksa ketentuan visa resmi yang sesuai dengan kondisimu.

Cek Kualifikasi Sebelum Mengirim Banyak Lamaran

Memahami status kualifikasi sejak awal dapat membuat proses mencari kerja lebih terarah. Jika profesimu membutuhkan Anerkennung, kamu bisa mulai mempersiapkan proses tersebut. Jika profesimu non regulated dan hanya membutuhkan bukti kesetaraan gelar, pengecekan Anabin atau ZAB mungkin lebih cocok.

Jadi, kamu tidak perlu menghabiskan waktu mengurus proses yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Setelah status kualifikasi lebih jelas, barulah fokus pada CV, kemampuan bahasa, pencarian lowongan, dan interview.

Masih belum yakin proses pengakuan kualifikasi mana yang sesuai dengan kondisimu? Website Rantau ke Jerman dapat menjadi tempat untuk mulai memahami langkah yang perlu dipersiapkan sebelum kerja ke Jerman, termasuk informasi seputar kualifikasi, visa, asuransi, dan kehidupan sehari-hari.

Referensi